Alamat Situs Menipis!

Alamat situs web berbasis IPv4 habis! Asia Pasifik dijatah dua dari lima blok yang tersisa.
Pengumuman tersebut dilansir oleh ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) bersama NRO (Number Resources Organization), IAB (Internet Architecture Board), dan Internet Society, kemarin (3/2/11).
Keempat organisasi internasional nirlaba ini menyatakan bahwa alamat situs web generasi pertama yang masih tersisa sudah dilansir oleh IANA ( Internet Assigned Numbers Authority).


Rod Beckstrom (President & CEO ICANN) menyebut momen ini sebagai sebuah titk penting dalam pengembangan internet selanjutnya.
“Komunitas internet yang terkait masalah teknis sudah menduga IPv4 akan habis. Namun artinya adopsi IPv6 menjadi sangat sangat penting, agar internet bisa terus tumbuh dengan kecepatan yang mengagumkan dan memfasilitasi inovasi global yang kita harapkan,” lanjut Beckstrom.
Sekitar 33 juta atau dua blok dari jumlah total alamat yang tersisa dialokasikan Regional Internet Registry (RIR) untuk kawasan Asia Pasifik. Masih ada sisa 3 blok yang akan “diperebutkan” oleh 5 RIR global yang mewakili berbagai kawasan di dunia. 

“Hanya tinggal tunggu waktu sebelum RIR dan ISP terpaksa menolak permintaan akan alamat situs web IPv4,” ujar Raúl Echeberría, Ketua NRO, organisasi yang menaungi kelima RIR. “IPv6 saat ini adalah permintaan bukan lagi sebuah opsi,” lanjut Echeberría.
IPv6 akan menyediakan alamat situs web yang jumlahnya milyaran bahkan trilyunan kali lebih banyak daripada IPv4. Generasi pertama ini membuka sekitar 4,3 milyar “saja”. Dengan implementasi IPv6 akan tersedia alamat situs web dalam jumlah sangat besar untuk waktu yang relatif cukup lama.

Sumber : infokomputer.com

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts